japostei

Tips Merawat Timbangan Berat Badan Untuk Mendukung Diet Anda

Timbangan berat badan kini banyak dicari oleh masyarakat. Zaman dahulu pemilik timbangan tersebut hanya dimiliki pihak rumah sakit atau tenaga medis. Berbeda dengan jaman dahulu, kini banyak orang yang berinisiatif untuk mempunyai timbangan berat badan secara pribadi.

Perbedaan Jenis Timbangan Berat Badan Manual dan Digital

Terdapat 2 jenis timbangan berat badan yaitu timbangan manual dan digital. Kedua jenis tersebut memiliki perbedaan. Dalam segi pengoperasian, timbangan manual tidak memerlukan energi listrik. Timbangan berat badan manual menggunakan jarum untuk melihat angka yang dituju. Timbangan biasanya memiliki batas maksimalnya sekitar 130 kg. Hal yang harus diperhatikan saat menggunakan timbangan manual adalah memastikan jarum tersebut berawal dari angka 0 terlebih dahulu. Apabila tidak, maka bisa saja Anda kaget melihat hasilnya.

Perbedaan pemakaiannya jelas lebih akurat timbangan berteknologi digital. Kekurangan dari timbangan manual adalah jarum dapat bergeser jika terjadi pergerakan. Jika Anda menggunakan timbangan manual, perhatikan tips pemakaiannya yaitu berdiri tegak dan jangan sampai terjadi pergerakan. Adapun ditemukan produk timbangan digital dengan penggunaan cukup simple dengan berdiri hingga terdengar suatu bunyi tanda angka bobot telah terhitung.

 

Seberapa Penting Memiliki Timbangan?

Memiliki timbangan berat badan ini cukup penting bagi orang yang memiliki bobot berlebih. Pasalnya dapat mempengaruhi kesehatan dan berbagai penyakit datang menghampiri. Maka perlunya memantau berat badan secara berkala menggunakan timbangan. Apa saja macam penyakit yang berpotensi mengintai orang yang memiliki berat badan berlebih?

Penyakit yang sering dijumpai adalah gangguan jantung dan stroke. Orang yang kelebihan berat badan lebih beresiko mengalami peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol. Jika hal ini terjadi dapat memicu jantung, bahkan penyakit stroke. Penyakit lainnya yang berpotensi adalah diabetes, asam urat, . Lebih parahnya lagi orang obesitas beresiko terhadap berbagai penyakit kanker seperti, kanker empedu, usus, pankreas,bahkan kanker rahim.

Ketahui Tips Menimbang Berat Badan yang Benar

Memantau berat badan memang penting untuk kesehatan setiap orang. Terutama menghindari berat badan berlebih atau yang dikatakan obesitas. Terdapat hal yang harus diperhatikan dalam menimbang berat badan sebagai berikut.

1. Timbang Setiap Seminggu Sekali
Menimbang berat badan jangan terlalu over dilakukan setiap hari. Jika dilakukan setiap hari mungkin berat badan tidak jauh berbeda dengan hari yang sebelumnya. Justru hal tersebut menimbulkan perasaan cemas dan stress.

2. Timbang Ketika Pagi Hari
Menimbang berat badan ketika pagi hari adalah waktu yang tepat. Jika menimbangnya dalam waktu siang atau sore hari karena perut sudah terisi makanan. Jadi hasil dari timbangan tersebut bisa berpengaruh lebih berat jika perut sudah terisi makanan.

3. Gunakan Pakaian yang Ringan dan Tanpa Alas Kaki
Menimbang berat badan janganlah saat mengenakan pakaian yang berat. Apalagi jika menggunakan alas kaki. Hal tersebut menjadikan hasil dari timbangan tersebut lebih berat. Tentunya hal tersebut bukan menunjukkan berat yang sebenarnya.

4. Sebelum Menimbang Berat Badan Buang Air Kecil Terlebih Dahulu
Selain di pagi hari, waktu yang tepat untuk menimbang berat badan. Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah buang air kecil terlebih dahulu sebelum menimbang. Apabila kandung kemih berisi air penuh, maka dapat berefek berat badan menjadi bertambah.

Cara Diet Ideal Demi Angka Timbangan Berat Badan Turun

Proses diet seharusnya tidak dilakukan dengan cara yang sembarangan karena justru bisa menyebabkan sakit. Diet harus melakukan cara-cara yang aman.

1. Perbanyak Serat
Banyak orang yang melupakan pentingnya serat untuk menurunkan berat badan. Terkadang orang hanya melakukan pengurangan porsi makanan saja. Padahal serat ini dapat mempermudahkan buang air besar dan menjaga bobot tubuh tidak cepat naik. Berbagai makanan yang tinggi akan serat dapat Anda temukan pada kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan.

2. Makan Sayuran Terlebih Dahulu
Sebelum mengonsumsi makanan berat, bagi orang yang sedang diet seharusnya makan sayuran terlebih dahulu dalam porsi yang lebih banyak. Sayuran tersebut bisa membuat perut kenyang lebih cepat. Setelah itu, mengkonsumsi makanan berat. Alhasil, porsi makanan berat Anda berkurang karena sudah kenyang karena sebelumnya makan sayuran terlebih dahulu.

3. Hindari Karbohidrat Olahan
Makanan karbohidrat olahan seperti halnya tepung dan roti. Karbohidrat yang diolah biasanya kandungan nutrisinya banyak yang berkurang dan mengakibatkan cepat lapar. Sebaiknya mengonsumsi karbohidrat yang kompleks agar cepat merasa kenyang, seperti gandum dan kentang.

4. Kurangi Makanan dan Minum yang Manis
Sebelum mengonsumsi apa pun biasakan untuk memperhatikan kandungannya. Makanan dan minuman yang mengandung kadar gula yang tinggi dapat memicu berat badan cepat naik.

5. Tingkatkan Protein
Protein yang tinggi dapat membantu Anda cepat merasa kenyang. Alhasil, Anda akan jarang ngemil.

6. Hindarkan dari Minuman Beralkohol
Perlu Anda ketahui bahwa minuman beralkohol mengandung kalori yang cukup banyak. Jika Anda diet, namun mengonsumsi minuman beralkohol tidak heran jika timbangan berat badan tidak kunjung turun.

7. Hindari Perut Kelaparan
Banyak orang yang melalui pola diet yang salah dengan menahan lapar. Justru sebenarnya jika hal ini dilakukan akan memicu seseorang untuk makan lebih banyak saat waktu makannya telah tiba. Ibaratnya, orang tersebut “balas dendam” atas kelaparannya, bahkan mungkin justru memakan makanan yang memicu bertambahnya bobot timbangan berat badan.

8. Penting Diketahui Olahraga Tidak Perlu Berlebih
Sebagian orang beranggapan salah satu cara menurunkan berat badan dengan berolahraga. Namun, tidak jarang orang kecewa setelah banyak berolahraga justru berat badannya tetap, sehingga merasa frustasi.

Perlu Anda ketahui berolahraga itu dapat meningkatkan massa otot. Apabila olahraga secara berlebih, lemak tubuh bisa membentuk otot. Maka dari itulah yang terkadang menyebabkan berat badan cenderung tetap walaupun sudah melakukan kegiatan olahraga. Olahraga yang ideal sekitar 150 menit dalam seminggu. Hendaknya pun melakukan olahraga ringan secara rutin setiap harinya.

Tips Merawat Timbangan Berat Badan Berteknologi Digital

Terdapat ketentuan tertentu agar timbangan Anda tetap awet. Beberapa tips merawat timbangan diantaranya sebagai berikut.

1. Perhatikan Kebersihan Secara Teratur
Salah satu cara merawat timbangan dengan membersihkan dan sebisa mungkin menghindari dari kotoran dan debu. Timbangan yang bersih akan lebih awet dibandingkan dengan timbangan yang kotor.

2. Hindari Meletakkan Apapun di Atas Timbangan
Terkadang sering orang meremehkan hal ini. Dianggapnya hal tersebut sesuatu yang wajar. Namun, jika dilakukan secara terus menerus, bahkan terlalu sering. Maka dapat berdampak pada kerusakan sensor timbangan tersebut. Apabila sensor telah rusak, maka timbangan tersebut tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya untuk mengukur berat badan secara akurat.

3. Ganti Baterai
Jika timbangan yang Anda miliki berteknologi digital harus mengganti baterai setiap 6 bulan sekali. Apabila hal ini tidak dilakukan bisa berdampak pada ketidak akuratan pengukuran timbangan tersebut.

4. Seringlah Menggunakan Timbangan
Justru pemakaian timbangan dalam intensitas yang sering dapat mengawetkan kegunaannya tersebut, terutama pada timbangan digital. Tingkat keakuratan akan semakin bagus dibandingkan timbangan yang jarang digunakan.

Artikel ini telah memberikan pengetahuan yang lebih luas yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Diharapkan pembaca bisa menerapkan pengetahuan yang didapatkan untuk membantu diet yang sehat. Seseorang yang sedang diet harus penuh dengan kesabaran untuk memantau waktu demi waktu angka timbangan berat badan yang semakin turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *