japostei

SehatQ.com – 3 Jenis Tes Covid yang Harus Diketahui

 

Virus Corona adalah penyebab terjadinya penyakit Covid-19. Penyakit yang disebabkan virus ini dapat menyebar dengan cepat. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghentikan penyebaran mata rantai virus adalah dilakukan pemeriksaan atau tes. Ada beberapa tes Covid yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan. Berikut tes-tes yang harus diketahui.

1. Swab Test

Swab test biasanya juga sering disebut sebagai PCR Swab (Polymerase Chain Reaction). Tes ini dilakukan untuk mendeteksi materi genetik virus corona penyebab Covid-19. Tes ini biasanya ditujukan untuk orang-orang yang menunjukkan gejala Covid-19 dan/atau pernah melakukan kontak dekat dengan orang-orang yang pernah terpapar Covid-19. Adapun waktu terbaik untuk melakukan tes ini adalah pada 5 sampai 7 hari setelah terjadi paparan.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas medis yang mengambil sampel dengan cara mengusap saluran pernapasan mulai dari rongga hidung hingga  tenggorokan menggunakan alat khusus. Setelah petugas medis mendapatkan sampel, petugas akan membawa sampel tersebut ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lanjut. Tujuannya untuk memeriksa ada atau tidaknya virus penyebab Covid-19 di sampel yang telah diambil.

Adapun teknik pemeriksaan itu sendiri dilakukan menggunakan mesin PCR khusus yang dipakai untuk mendeteksi materi genetik virus dengan cara menganalisis DNA atau RNA yang terdapat dalam virus. Pemeriksaan yang dilakukan dengan alat tersebutlah yang menyebabkan swab tes seringkali disebut dengan tes PCR.

2.  Rapid Antigen Test

Tes Covid berikutnya adalah rapid antigen test. Tes ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan antigen berupa protein khusus yang ada pada permukaan virus Covid-19. Tes antigen ini biasanya diperuntukkan untuk orang-orang yang menunjukkan gejala atau pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Tes ini hampir sama dengan tes sebelumnya. Yakni petugas medis akan mengambil sampel berupa cairan yang diperoleh dengan mengusap rongga hidung pasien. Biasanya tes ini dilakukan pada 7 hari pertama setelah pasien terpapar virus atau mengalami gejala. Dipilih 7 hari karena pada periode ini jumlah virus paling tinggi dan pasien rentan menularkan pada orang lain. Selain melakukan tes ini, pasien juga diharapkan melakukan pemeriksaan PCR.

3.  Rapid Antibody Test

Berikutnya ada Rapid Antibody Test. Tes ini digunakan untuk mendeteksi antibodi yang terbentuk di dalam tubuh pasien setelah terpapar virus Covid-19. Biasanya pemeriksaan ini ditujukan bagi orang yang berkemungkinan tertular Covid-19, namun tidak dapat segera melakukan tes PCR atau tes Swab.

Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel berupa darah pasien. Namun, tes ini kurang akurat dikarenakan antibodi biasanya baru terbentuk pada 7 sampai 14 hari setelah paparan virus atau munculnya gejala. Apabila pasien positif atau menunjukkan reaktif, biasanya ditunjukkan dengan adanya imunoglobulin M (IgM) dan imunoglobulin G (IgG) dalam sampel.

Itulah beberapa tes yang biasanya dilakukan untuk menganalisa virus Covid-19. Tes ini harus dilakukan terutama bagi Anda yang merasa memiliki gejala-gejala penyakit ini. Selain itu, bagi Anda yang pernah terpapar dengan pasien Covid-19, usahakan untuk melakukan tes ini juga. Terutama bagi Anda yang telah bepergian dari berbagai macam.

Salah satu cara untuk mendapatkan tes ini adalah melalui telemedik SehatQ. Di SehatQ ada berbagai macam promo kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Termasuk tes-tes yang ditujukan untuk menganalisa virus Covid-19. Anda tinggal tikkan SehatQ di web browser atau melalui aplikasi yang diunduh di ponsel pintar. Setelah itu pilihlah menu promo dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *